Sabtu, 27 September 2014

Novel - Ai by Winna Efendi

Penulis : Winna Efendi
Penerbit : Gagasmedia
Tahun Terbit : 2012 (Cetakan Ketujuh)
Halaman : vi + 282 hlm
ISBN : 9797803074
Harga : Rp. 39.000
Kondisi : Second mulus banget kayak baru
Apa yang paling misterius dalam hidup? Aku menjawabnya, yang paling misterius dalam hidup ya hidup itu sendiri. Dia punya banyak rahasia, entah tentang masa lalu, entah tentang masa depan yang belum kita singgahi.
Sama seperti dua orang sahabat yang terjerat misterinya hidup. Mereka mencoba menebak, meraba apa yang akan terjadi. Sayangnya, mereka salah kaprah menebak satu hal dalam hidup mereka, yaitu tentang cinta.
“Cinta selalu mengendap-endap di belakangmu. Suatu saat, tiba-tiba, kau baru sadar cinta menyergapmu tanpa peringatan.” – Natsu – Hlm. 104
Persahabatan yang terlalu kental antara Ai dan Sei membuat mereka tak bisa membedakan rasa cinta atau sayang sebatas sahabat. Namun, saat waktu menyadarkan mereka, apa yang sebenarnya ada di hati mereka, satu sosok hadir di tengah persahabatan mereka, Shin.
Bagi Sei, melihat Ai bahagia bersama Shin bukan sebuah pisau yang melukainya. Walaupun tak dia pungkiri, kecewa itu pasti. Dan dia mencoba lari pada cinta yang lain, Natsu.
Sayang, kebahagiaan tak selamanya bisa setia, karena saat kabar kematian Shin menyeruak, kebahagiaan itu ikut pergi bersamanya.
 “Kehilangan karena patah hati masih lebih baik dari pada kehilangan orang yang disayangi akibat kematian, menurutku, karena pada kasus yang kedua kita tidak mampu melihat orang itu lagi.” – Sei – Hlm. 157
“Kehilangan memiliki cara tersendiri untuk mengubah orang-orang yang mengalami…” Ayah Ai hlm. 253
“Di dunia ini, ada beberapa hal yang disebut takdirsisanya adalah pilihan. Jangan sesali sesuatu yang sudah ditentukan takdir, karena tanpa kesulitan dan kesedihan, kita tidak akan benar-benar menghargai kebahagiaan.” – Ayah Ai – Hlm. 253
Konflik yang sebenarnya baru dimulai setelah kematian Shin. Sei diuji habis-habisan. Satu sisi dia hancur karena kematian sahabatnya, satu sisi dia harus kuat karena hanya dia yang bisa menopang Ai yang porak poranda di tinggal tunangannya.  Belum lagi, dia harus memilih tetap pindah dari apartemen dan tinggal bersama Natsu sesuai rencananya semula, atau tetap tinggal di sisi Ai yang berarti harus melepaskan Natsu dan menyakiti gadis yang sangat mencintainya.

“…, hal terpenting dalam cinta adalah persahabatan, dan hal terpenting dalam persahabatan adalah cinta.” – Shin – Hlm. 277

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar